Celanapria, rok, kaos kaki, stocking, sepatu, BH, celana dalam, berurutan sampai ke depan pintu kamar. Angin bertiup kencang, melambaikan tirai-tirai rumah sebentar, sebelum akhirnya berhenti. Suara-suara dari dalam kamar pun tidak terdengar lagi. "Ternyata aku sangat mencintai kamu," terdengar suara Marti. "Padahal?" Ini suara Ronggur. HarianKompas untuk Cerpen Pelajaran Mengarang, 1993; Penulisan Karya Sastra dari Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa untuk kumpulan cerpen Saksi Mata, 1995; East Asia (S.E.A.) Write Award untuk kumpulan cerpen Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi, 1997; Dinny O'Hearn Prize for Literary untuk Cerpen Saksi Mata, 1997 SenoGumira mampu menginspirasi banyak orang melalui kumpulan cerita pendeknya. Kini namanya mencuat setelah menolak menerima sebuah penghargaan kesusastraan. Mengembara adalah tujuan hidupnya. Ibuyang Anaknya Diculik Itu. Seno Gumira Ajidarma. Kompas.com. Ibu terkulai di kursi seperti orang mati. Pintu, jendela, televisi, telepon, perabotan, buku, cangkir teh, dan lain-lain masih seperti dulu—tetapi waktu telah berlalu sepuluh tahun. Tinggal Ibu kini di ruang keluarga itu, masih terkulai seperti sepuluh tahun yang lalu. Dr Seno Gumira Ajidarma, S.Sn., M.Hum. (lahir 19 Juni 1958) adalah penulis dan ilmuwan sastra Indonesia.Beberapa buku karyanya adalah Atas Nama Malam, Wisanggeni—Sang Buronan, Sepotong Senja untuk Pacarku, Biola Tak Berdawai, Kitab Omong Kosong, Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi, dan Negeri Senja.. Ia juga terkenal karena menulis tentang situasi di Timor Timur tempo dulu. Sk7oQxc.

cerpen manusia kamar karya seno gumira ajidarma