Kompetensi Dasar 1.1 Menerima dan bangga akan anugerah Tuhan Yang Maha Esa berupa bahasa Jawa sebagai bahasa Ibu. 2.1 Menunjukkan perilaku bertanggung jawab, santun dan percaya diri dalam mengungkapkan keinginan dan pendapat menggunakan bahasa Jawa. 3.3 Memahami cerita wayang “Bima Bungkus” 4.3 Menceritakan kembali cerita cerita wayang
wayang Bima Bungkus 7 3.3 Menelaah teks Menelaah X/2 - Disajikan petikan teks pranatacara, panatacara teks peserta didik mampu menyimpulkan C4 PG 9 panatacara bagian-bagian teks pranatacara 8 3.4 Memahami isi Makanan X/ 2 - Disajikan gambar makanan tradisional teks deskriptif Tradisional Jawa, peserta didik mampu menjelaskan C2 PG 10 tentang
18. sebutkan unsur ekstrinsik yang ada di cerita bima bungkus . Unsur intristik terdiri dari tema, tokoh atau penokohan, alur cerita, latar, gaya bahasa, sudut pandang dan amanat. Unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur cerpen yang berada diluar karya sastra. Akan tetapi, secara tidak langsung unsur ini mempengaruhi proses pembuatan suatu cerpen.
Paraga lan watak paraga ing crita wayang “Bima Bungkus” 1. Paraga ana ing crita wayang “Bima Bungkus” yaiku Prabu Pandu, Dewi Kunti, Kurawa, Bagawan Abiyasa, Raden Permadi, Batara Guru, Dewi Umayi, Gajahsena, Kala Dahana, Patih Kala Bantala, Kala Maruta, Kala Ranu, Raden Bratasena, Betara Narada. 2. Prabu Pandu :wicaksana
Mata Pelajaran : Bahasa Jawa. Kelas/Semester : X/2. Materi Pokok : Cerita Wayang (Bima Bungkus) Pertemuan Ke : 5, 6, dan 7. Alokasi Waktu : 6 x 45 menit. A. Kompetensi Inti. KI-1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. KI-2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama
vKOVY.
cerita bima bungkus bahasa jawa singkat